eSports

100 Thieves Keluar Dari Kompetisi CS:GO

M88FC – 100 Thieves secara mengejutkan telah memutuskan untuk keluar dari kancah CS: GO profesional.

Kabar tersebut diungkapkan oleh CEO Matthew “Nadeshot” Haag dalam sebuah video yang dirilis di Twitter. Nadeshot mengutip pandemi covid-19 yang sedang berlangsung sebagai faktor utama untuk keluar dari CS: GO.

Haag menjelaskan bahwa 100 Thieves yang berbasis di Los Angeles, tidak dapat memberikan daftar dukungan yang dibutuhkannya jika mereka ingin bersaing di Eropa.

Padahal 100 Thieves telah melakukan banyak upaya untuk memasuki dunia CS: GO, awalnya menandatangani lineup mantan Immortals Brasil pada tahun 2017.

Namun dengan berbagai skandal seputar tim, daftar tersebut dibatalkan pada awal 2018 sebelum memainkan pertandingan resmi di bawah nama 100 Thieves. Kemudian Organisasi tersebut bergabung kembali pada bulan Oktober 2019, menandatangani lineup Australian Renegades.

Tim tersebut menempati posisi kedua dalam musim pertama mereka di bawah bendera 100T. Daftar tersebut memuncak di urutan kelima dalam Peringkat Dunia, dan menutup tahun 2019 dalam sepuluh besar.

Memasuki tahun 2020, 100 Thieves menempati posisi 5-6 di IEM Katowice, satu-satunya acara LAN yang akan berlangsung tahun itu. Hasil yang lebih baru termasuk finis ketiga dan keempat di DreamHack Masters Spring dan cs_summit 6.

Setelah tim menempati posisi kedua di ESL Pro League Musim 12 Amerika Utara, rumor mulai beredar tentang masa depan daftar tersebut.

Dan Pelatih Chet “Chet” Singh, sebelumnya dikenal sebagai ImAPet, meninggalkan tim untuk melatih divisi VALORANT NRG. Rumor kemudian muncul tentang bintang 100T Justin “jks” Savage yang berpotensi bergabung dengan lineup CS: GO Complexity setelah kepergian Owen “oBo” Schlatter. (M88FC/AS)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button