More

    Carlo Ancelotti Akui Buat Kesalahan Dalam Susunan Pemain Saat Lawan Almeria

    Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mengakui membuat kesalahan saat menyusun pemainnya sebelum laga kontra tim juru kunci Almeria, Minggu (21/1) malam WIB.

    Almeria yang sama sekali belum meraih kemenangan sepanjang musim ini di La Liga, membuat kejutan di Santiago Bernabéu dengan dua gol yang dicetak oleh Largie Ramazani dan Edgar Gonzalez.

    VAR menonjol pada laga ini yang bisa dibilang banyak merugikan Almeria dengan keputusan penalti yang dituntaskan oleh Jude Bellingham.

    Gol dari Vinicius Junior juga diwarnai oleh VAR yang mengesahkan gol tersebut, meski wasit sebelumnya menilai sang pemain melakukan handball.

    Los Blancos lalu memastikan kemenangan dengan skor 3-2 lewat gol Dani Carvajal di penghujung pertandingan.

    Usai laga tersebut, Ancelotti mengakui soal kontroversial tersebut, namun membela keputusan yang ditetapkan VAR.

    “Saya memahami keluhan Almeria,” kata Ancelotti, dilansir dari situs resmi Madrid.

    “Itu adalah keputusan yang ditinjau oleh VAR, tapi ada tiga keputusan yang cukup jelas. Saya pikir keputusan yang tepat telah dibuat.”

    “Setiap orang memiliki pendapatnya masing-masing. Saya mengatakan apa yang saya lihat.”

    “Almeria bermain sangat baik, tapi jika Anda lihat tiga keputusan itu, semuanya benar. Saya siap mendengar bahwa kami menang karena VAR”.

    Ancelotti mengakui timnya buruk bermain pada 45 menit pertama yang gagal melepaskan tembakan tepat sasaran.

    Hal ini karena ia tidak memperhatikan soal kondisi fisik para pemain, yang sibuk menjalani pertandingan Supercopa de Espana di Arab Saudi.

    Serta para pemainnya baru saja bermain melawan rival sekota Atletico Madrid di Copa del Rey dua hari sebelumnya.

    “Itu adalah permainan yang aneh. Kami menjalani babak pertama yang buruk, kekurangan energi. Penilaian yang saya buat setelah sesi latihan kemarin salah,” papar Ancelotti.

    “Tim lelah dan kami tampil sangat buruk. Kemudian karakter tim dan dukungan dari para pendukung membantu kami untuk bangkit dari pertandingan yang sangat sulit dan menampilkan babak kedua yang sangat berbeda”.

    “Saya tidak bisa mengambil sesuatu yang positif dari babak pertama pertandingan. Lebih baik tinggalkan saja.”

    “Tim sedang dalam kondisi kurang bagus dan kurang energi. Kami memulai dengan sangat buruk dan lebih baik lupakan babak pertama. Di babak kedua kami menang berkat dorongan yang diberikan oleh stadion ini, dan hal ini selalu terjadi”.

    Baca juga: Massimiliano Allegri Akui Juventus dan Inter Milan Jadi Pesaing Scudetto Musim Ini

    Soal pergantian pemain saat turun minum, Ancelotti menjelaskan, “Saya hanya bisa mengubah momentum dan energi tim dengan pemain-pemain segar.”

    “Beberapa pemain bermain waktu tambahan di Copa del Rey dan saya membuat kesalahan dengan susunan pemain. Pemain yang masuk di babak kedua memberi dorongan besar.”

    “Saya kesal pada diri saya sendiri. Setiap pemain ingin bermain dan kami harus mengevaluasi tingkat kelelahan pemain dan kami tidak menilainya dengan baik.”

    “Saya mulai berpikir untuk melakukan perubahan pada menit ke-30 karena kekurangan energi.”

    “Saya memberi tahu para pemain strategi yang harus diikuti dan tidak ada yang lain. Orang pertama yang membuat saya marah adalah diri saya sendiri.”

    Related articles

    Comments

    Share article

    Latest articles

    Newsletter

    Subscribe to stay updated.