More

    Los Angeles Lakers Resmikan Patung Kobe Bryant

    Los Angeles Lakers baru saja meresmikan sebuah patung Kobe Bryant di Crypto.com Arena pada Jumat (9/2) pagi WIB.

    Patung tersebut memiliki tinggi sekitar 5,7 meter dan berat 1814,3 kilo yang berbahan perunggu.

    Pose patung sendiri menampikan momen Kobe yang tengah berselebrasi usai mencetak 81 poin ketika membantu Lakers mengalahkan Toronto Raptors dengan skor 122-104 pada 22 Januari 2006.

    Istri Bryant, Vanessa, menyatakan bahwa pose tersebut dipilih sendiri oleh sang bintang, bahkan sebelum kematiannya akibat kecelakaan helicopter pada 26 Januari.

    Vanessa menyatakan bahwa ini merupakan patung pertama dari tiga yang direncanakan akan dibuat di Crypto.com Arena.

    Nantinya, patuh kedua akan menampilkan Bryant yang mengenakan nomor punggung 24.

    Kemudian, patung ketiga akan menampilkan dirinya bersama sang anak, Gianna, beserta tujuh orang lain yang juga meninggal dalam momen tragis tersebut.

    Bryant menjadi pemain Lakers keenam serta orang ketujuh dalam sejarah mereka yang dibuatkan patung.

    Enam pemain sebelumnya adalah Shaquille O’Neal, Kareem Abdul-Jabbar, Magic Johnson, Jerry West, Elgin Baylor.

    Sementara itu, satu orang lainnya adalah Chick Hearn yang merupakan mantan announcer klub.

    Dalam acara peresmian ini, hadir pula beberapa bintang serta legenda NBA. Salah satunya adalah Abul-Jabbar.

    Menurutnya, patung tersebut bukan hanya mencerminkan sosok fisik Bryant, tapi juga semangatnya.

    Baca juga: Formula 1 Tetap Gelar GP Inggris hingga 2034

    “Patung ini mungkin terlihat seperti Kobe, tapi sesungguhnya inila tampak dari sebuah kesempurnaan. Inilah tampak dari sebuah kedisiplinan, komitmen,” ungkapnya.

    “Ini memotret sosok yang tengah terhenti dalam waktu dan secara bersamaan mengakui bahwa alasan kehadiran patungnya adalah karena sosok tersebut tidak mengenal waktu,” tegas Abdul-Jabbar.

    “Kami semua berada di sii hari ini untuk menghormati seseorang yang mewakili bukan hanya pencapaian olahraga, tetapi juga nilai-nilai yang tidak kenal waktu yang menginspirasi kita semua untuk mencoba lebih keras bukan hanya untuk menjadi lebih baik, tapi jadi yang terbaik,” pungkasnya.

    Related articles

    Comments

    Share article

    Latest articles

    Newsletter

    Subscribe to stay updated.